Kuswaidi Syafi’ie*
Media Indonesia, 19 Agust 2007
DI dalam tulisanmu yang berjudul ‘Membela Manusia, Merayakan Kebebasan’ (Media Indonesia, 29 Juli 2007), Anda mengandaikan tidak ada tujuan dan ukuran apa pun di luar kehidupan manusia dan kemanusiaan. Saya pun jauh-jauh hari sudah memahami ungkapan demikian, tepatnya 20 tahun yang silam ketika saya mempelajari kitab Manthiq di sebuah pesantren. Adagium Al-insanu miqyasu kulli syayin dikumandangkan dengan lantang oleh filsafat subjektivisme.
Media Indonesia, 19 Agust 2007
DI dalam tulisanmu yang berjudul ‘Membela Manusia, Merayakan Kebebasan’ (Media Indonesia, 29 Juli 2007), Anda mengandaikan tidak ada tujuan dan ukuran apa pun di luar kehidupan manusia dan kemanusiaan. Saya pun jauh-jauh hari sudah memahami ungkapan demikian, tepatnya 20 tahun yang silam ketika saya mempelajari kitab Manthiq di sebuah pesantren. Adagium Al-insanu miqyasu kulli syayin dikumandangkan dengan lantang oleh filsafat subjektivisme.